Ketua OJK Janji Bakal Lebih Masif Berantas Pinjol Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan untuk lebih militan dalam memberantas layanan pinjaman online (pinjol) ilegal. Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menuturkan, hal ini dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas yang berlangsung beberapa hari yang lalu. "OJK sudah melakukan moratorium atau penghentian penerbitan izin untuk fintech lending sejak Februari 2020," sambungnya.

Untuk pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK, lanjut Wimboh, akan terus ditingkatkan tata kelolanya agar dapat memberikan layanan lebih baik, bunga lebih murah, dan penagihan sesuai aturan. Seluruh penyelenggara pinjaman online pun harus bergabung dalam Asosiasi atau AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia). "Saya juga senantiasa mengingatkan kepada masyarakat, jika ingin menggunakan pinjaman online pilihlah yang terdaftar secara resmi di OJK. Bisa dicek melalui situs OJK," papar Wimboh.

OJK bersama dengan stakeholder terkait seperti Kepolisian Republik Indonesia, Kemenkominfo, Bank Indonesia, dan Kemenkop UKM, telah membuat kesepakatan bersama untuk memberantas pinjol ilegal. "Kami akan lebih masif untuk melakukan penanganan pemberantasan, meningkatkan efektivitas, dan pelayanan yang lebih baik bagi pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK," pungkas Wimboh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bisnis

Pengamat: Jika Produk Premium Dihapus, Pertamina Tak Wajib Turunkan Harga Pertamax

Wacana penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium telah ramai diperbincangkan sejak akhir tahun 2020. Penghapusan BBM beroktan rendah tersebut (RON 88) rencananya akan dilakukan secara bertahap. Sejumlah pihak juga banyak yang mendukung dengan adanya renca tersebut. Karena premium termasuk BBM beroktan rendah, sehingga menghasilkan gas buang dari knalpot kendaraan bermotor dengan emisi tinggi. Ada […]

Read More
Bisnis

Inggris Tawarkan Skema Perdagangan Baru Kepada Indonesia Pasca Brexit

Inggris menawarkan skema baru untuk meningkatkan perdagangan dengan Indonesia dengan meluncurkan konsultasi terkait aturan perdagangan baru. Pasca Brexit Inggris mengambil pendekatan yang lebih ambisius, toleran dan pro pertumbuhan untuk berbisnis dengan negara negara berkembangyang disebutSkema Perdagangan Negara Berkembang Inggris (DCTS). Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn mengatakanskema DCTS yang diusulkan […]

Read More
Bisnis

Masih Pandemi, Pelita Samudera Incar Pendapatan Tumbuh 20 Persen

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) membidik pendapatan pada tahun ini tumbuh hingga 20 persen dari capaian 2020 sebesar 68,4 juta dolar AS. "Pertumbuhan pendapatan di 2021 ditargetkan meningkat sekitar 15 persen sampai 20 persen dari 2020, dengan target lebih tinggi dari 2019 atau pre pandemi," kata Direktur Utama PSSI Iriawan Alex Ibarat dalam keterangannya, […]

Read More