Perhatikan 4 Tips Rafting di Ubud Berikut Supaya Tetap Seru dan Aman

Pernah mendengar nama Sungai Ayung? Akhir-akhir ini nama Sungai Ayung kian terkenal lantaran kerap digunakan untuk berolahraga arung jeram atau rafting. Sungai yang terletak di Ubud ini memang mempunyai beberapa kelebihan dibanding sungai lain di Bali.

Sungai Ayung cukup bersahabat bagi para pemula dengan pemandangan yang hijau nan indah. Saat mengarungi sungai, Anda bisa melihat vila-vila mewah sehingga rafting ini pun cocok untuk yang ingin rekreasi. Tak hanya itu saja, ada pula titik air terjun yang pas untuk Anda selfie dan “dipijat” oleh air terjun yang deras. Semua keseruan ini bisa didapatkan dengan cara berkendara sejauh 10 km dari Ubud Castle. Cukup dekat bagi Anda yang berlibur di daerah Ubud, kan?

Nah, jika Anda yang ingin ke Sungai Ayung rafting Ubud Bali, jangan lupa perhatikan tips berikut agar rafting seru dan tetap aman.

 

Selalu perhatikan kondisi badan

Jangan pernah abai dengan kondisi badan Anda. Sebelum mulai rafting, pastikan badan Anda terasa bugar dan sehat. Jangan paksakan diri untuk rafting jika ada masalah kesehatan seperti demam atau tidak enak badan. Karena jika dipaksakan, justru akan memperburuk kondisi badan dan bisa saja berlangsung lebih lama. Liburan pun jadi tidak seru karena harus bedrest di hotel. Jadi pastikan fisik fit sebelum mulai rafting.

 

Gunakan perlengkapan rafting yang tepat

Perlengkapan rafting memang tidak sebanyak perlengkapan untuk menyelam. Namun tetap saja wajib dikenakan saat rafting. Perlengkapan yang biasa disediakan oleh pihak pengelola adalah helm dan jaket pelampung. Agar nyaman dan aman, pilih ukuran yang pas di badan. Jangan sampai terlalu ketat atau terlalu longgar agar tidak terasa sesak atau lepas tiba-tiba saat melakukan rafting.

 

Perhatikan arahan dari guide

Tiap orang akan menerima dayung untuk mengendalikan perahu karet. Biasanya sebelum naik ke perahu, guide akan memberikan arahan mengenai cara menggunakan dayung yang tepat. Mulai dari maju, mundur, stop, pindah kanan-kiri, semua ada aba-abanya. Ada pula instruksi “Boom” yang berarti ada jeram di depan mata sehingga Anda wajib mengangkat dayung dan badan menunduk sambil berpegangan kencang supaya tidak terjatuh dari atas perahu. Arahan seperti ini wajib dipahami agar semua orang kompak dan selamat. Kalau ada yang tidak paham, jangan malu untuk bertanya.

 

Jangan lupa makan terlebih dahulu

Rafting membutuhkan tenaga ekstra untuk mendayung dan mempertahankan badan agar tidak jatuh. Sebaiknya isi tenaga terlebih dahulu dengan sarapan yang cukup di beberapa tempat makan di Bali. Tapi ingat, walaupun diwajibkan makan, porsinya jangan terlalu banyak dan berikan jarak makan sebelum mulai rafting. Karena jika porsi kebanyakan dan jaraknya terlalu pendek, dikhawatikan akan mual selama rafting.

Leave a Reply

Your email address will not be published.